Weyward: Kisah Perempuan Lintas Zaman Berteman Mistis dan Alam

 

 
Weyward
Emilia Hart
Griffin, 392 hal
e-book
 
 

 Sinopsis

 
 
Kate Ayres terpaksa harus kabur dari pacarnya yang sering melakukan KDRT. Ia meninggalkan kota London dan bersembunyi di sebuah rumah peninggalan bibi almarhum ayahnya di Weyward Cottage, Crows Beck, Cumbria. Kediaman pondok Bibi Violet sangat istimewa, cukup nyaman dan di sekelilingnya dipenuhi oleh berbagai tanaman dan pepohonan dengan beberapa unggas yang datang dan pergi di antaranya burung gagak yang selalu datang bertengger di sekitarnya.
 
Masa muda bibi Violet pun tak kalah mengenaskan. Hidupnya sangat tertekan akibat kekangan ayah yang tak menginginkan gadis ini lebih maju dalam hal apa pun terutama di dunia pendidikan. Terlebih desas desus penyebab kematian sang ibu yang misterius dan ia tak tahu apa-apa. Lebih sial lagi Violet terjerumus oleh tipu muslihat sepupunya dan itu makin membuatnya terpuruk. 
 
Hanya satu hal yang paling ia jaga, kecintaannya pada dunia flora dan fauna yang menyebabkan dirinya memiliki insting tajam terhadap semua perubahan alam, bahkan mampu mengendalikannya.
 
Lima abad sebelumnya buyut Kate dan Violet Ayres yang bernama Altha Weyward telah mampu meracik dan meramu aneka tetumbuhan berkhasiat di usia muda serta bisa berkomunikasi dengan makhluk hewan hanya melalui telepati. Berkat bakat meramunya, ia sering diminta untuk menyembuhkan pasien. Warga di sekitarnya cukup terbantu. Namun, tidak selamanya pengobatan itu mulus, ia kerap dituding memakai bantuan mistis dan dicap sebagai penyihir hingga akhirnya harus dijebloskan ke dalam penjara.
 
 

Ulasan

 
Cerita yang penuh kekuatan dari tiga sosok wanita yang berasal dari tiga zaman yang berbeda. Terpisah dalam rentang waktu yang panjang, ketiganya menguarkan sentuhan magis akan kekuatan alam beserta makhluk di dalamnya yang terbagi dalam ruang flora dan fauna. 
 
Keanekaragaman hayati dengan serangga serta burung gagak sebagai maskotnya agaknya menjadikan novel ini unik dan memiliki alur cerita begitu detail, rumit namun juga sederhana dalam bertutur. Penggambaran karakter yang luar biasa, citra wanita yang hidup di era tersebut yang ditunjang atmosfer suasana yang hijau-karena penuh berisi tanaman, menjadikan pengalaman membaca ini sangat berkesan.
 
Di antara ketiganya, sosok Violet agaknya menjadi penjaga sekaligus wanita yang cepat belajar, bangkit dan menyerap banyak dari leluhurnya sehingga keponakannya Kate, menjadi pribadi yang tegar dan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.
 
Saya paling suka karakter Violet karena ia seolah menjadi kapal yang mengarahkan dan mengendalikan alur takdir baik yang berasal dari buyutnya, Altha, maupun yang akan diturunkan kepada cucu keponakannya, Kate.
 
Sebagai perempuan yang lahir di era milenium (2019), Kate dipaksa untuk mempercayai segala absurditas, klenik dan dunia mistis. Setelah mengalami beberapa peristiwa di luar nalar, akhirnya ia berkompromi dan bahkan Kate-lah yang menjadi pintu pembuka sekaligus keturunan paling modern dari keluarga Weyward yang berhak mengetahui segala seluk beluk leluhurnya.
 

The rain still falls, drumming loud on the roof, like a battle call. She has finished the manuscript. She knows the truth about Altha Weyward. About Aunt Violet, too. About herself, and her child (p. 324)

 

Novel yang memperkenalkan dunia mistis melalui perantara serangga dan unggas sangat menarik untuk ditelusuri. Dibalut oleh keterkaitan tiga generasi yang memiliki kemelutnya masing-masing seakan memberi penegasan bahwa masa lalu selalu sedikitnya memengaruhi masa depan. Dan secara genetis, takdir seorang penyihir takkan bisa lepas meskipun menghindar dengan berbagai cara.
 
Keunggulan dari kisah ini adalah adanya pendekatan flora fauna dari cerita khususnya tanaman dan tumbuhan liar yang begitu detail berikut dunia serangga yang dituturkan secara metafora maupun personifikasi terhadap lingkungan sekitar serta disuguhkan dengan sangat indah. Dominan namun terukur. Serasa kita berada di taman bunga, lanskap yang menawan dan eksotis di tengah kehidupan yang gamang di Orton Hall maupun Lancaster, tempat tinggal Altha dan Violet Weyward.
 
Satu-satunya kekurangan dari cerita ini adalah tidak diungkapkan dengan jelas, dari mana Altha bisa memiliki kemampuan super itu selain dari ibunya. 
 
 

  

 
Weyward: Kisah Perempuan Lintas Zaman Berteman Mistis dan Alam Weyward: Kisah Perempuan Lintas Zaman Berteman Mistis dan Alam Reviewed by Erna Maryo on Januari 21, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.