Rahasia Keluarga Vol.2: Carut Marutnya Relasi Kehidupan Keluarga dan Anggotanya

 

 
Rahasia Keluarga Vol.2
Okky Madasari, Alumni OM Institute
Penerbit Omong-Omong Media, 358 hal
IPusSulteng 
 
 

Sinopsis 

 
Lika tak bisa menolak saat sang ibu memberikan jalan keluar terbaik bagi kelanjutan hidupnya, yakni menikah. Sesungguhnya jauh di lubuk hatinya, gadis ini lebih ingin meneruskan sekolahnya ketimbang tunduk pada pernikahan. Jerat kemiskinan begitu keras melilit leher keluarga sehingga mau tak mau Lika harus menerima pinangan si ustad yang dianggap menjamin hidupnya baik di dunia dan akhirat.
 
Sementara itu Audrey hanya bisa memandang gerak-gerik sang ibu yang begitu gesit dalam mengolah kue di dapur dari kejauhan. Setiap gadis ini mendekat, ibunya tak pernah mengizinkan putrinya untuk sekadar membantu mengocok telur atau mengaduk adonan. 
 
Tak jauh berbeda dengan nasib si putra ibu yang selalu dipandang sebelah mata dan hanya ditugasi untuk berjualan soto, tak ada yang diistimewakan dan si anak lelaki ini hanya pasrah mengingat masa-masa lalu dalam kilas balik dulu.
 
Lain lagi dengan si anak laki-laki lain yang selalu setia untuk menemani sang ibu yang menderita demensia untuk rutin berobat. Hanya pada dokter Wirawan senyum itu tersungging tanpa aba-aba. Bahkan tawa yang tergelak-gelak pun muncul tanpa permisi dalam setiap candaan pak dokter. Sang anak laki hanya bisa menatap dan merasakan betapa di sela demensia itu masih terselip secuil ingatan dari si ibu tentang wajah pak dokter.
 

 Ulasan

 
Rahasia keluarga memang tetap menjadi rahasia bagi para pemegangnya. Namun, setelah diungkapkan rahasia keluarga akhirnya menjadi sebuah cerita panjang tak berkesudahan akan relasi keluarga itu sendiri.
 
Bak membuka kotak pandora, ketiga puluh satu cerita ini memainkan perannya dengan tegar sebuah pertentangan batin, kekaguman, kepasrahan, perasaan lelah, pemberontakan dan kasih sayang terutama yang ditujukan kepada sosok orangtua yang digambarkan sebagai pusat dunia satu-satunya bagi anak. 
 
Anak sejatinya adalah buah hati yang paling dimanjakan dan disenangkan hidupnya, namun apa daya sebagian dari anak itu justru harus menanggung beban dari setiap perilaku orangtua yang tidak bijak. 
 
Dalam hal memutuskan hidup dan masa depan anak kadang orangtua hanya berpikir pragmatis dan pendek akal. Atas nama kemiskinan banyak sudah nasib anak yang mau tak mau harus mematuhi setiap putusan yang telah ditetapkan sepihak. Dalam Luka Lika, anak perempuan bernama Lika harus bersedia menikah dengan ustad yang kita tahu kadang seorang pemuka agama saja tidak setia hanya dengan satu istri.
 
Tak hanya anak perempuan, anak laki pun juga butuh diakui dan didengar walau hanya sayup-sayup. Keberadaan yang diinginkan terkadang tidak semudah dan secepat waktu membalikkan tangan. Hanya berjualan soto demi membantu orangtua tanpa disadari keberadaannya bukankah sama saja tak dianggap ada? Potret itu tergambar jelas pada Anak Lanang yang mempertanyakan identitas dirinya sebagai seorang putra.
 
Torehan yang menyakitkan adalah saat memandang orangtua yang telah kehilangan daya ingat terlebih lagi kenangan indah bersama keluarga akibat gerogotan Demensia. Dalam Bridge Over Troubled Water, tersemat betapa dalam ingatan sang ibu akan sebuah lagu klasik, betapa suka dan riangnya kala berjumpa dengan pak dokter yang merawatnya. Ironisnya, ia justru tak mampu mengenali putranya sendiri.
 
Novel ini tak melulu menceritakan kepahitan, ada pula kehangatan yang begitu indah walau digambarkan secara sederhana. Melalui Mengayuh Roda Ingatan, sebuah sepeda tak hanya berfungsi sebagai kendaraan jemputan anak, namun benda itu mampu menjembatani masa lalu penuh riang dan membangkitkan memori yang melekat erat di ingatan kala sang ayah datang menjemput anaknya. 
 

Lanang dan aku sama-sama beruntung. Dibalik sosok cuek dan sering dibenamkan oleh kesibukan, bapak kami selalu menemukan cara agar kami tetap terikat dengannya melalui kenangan satu dan lainnya. (Hal, 221) 

 
Pada dasarnya cerita tentang keluarga adalah cerita sebuah perjalanan panjang secara bersama-sama. Ibaratnya di setiap perhentian akan selalu ada masalah yang kadang cepat selesai kadang perlu waktu lama untuk dibenahi. Dan masalah yang menjadi rahasia itu sepatutnya terungkap.
 
Novel ini sangat menarik karena di dalamnya kita akan temui tak hanya luka namun juga kehangatan sebuah keluarga.
 
 
 
Rahasia Keluarga Vol.2: Carut Marutnya Relasi Kehidupan Keluarga dan Anggotanya Rahasia Keluarga Vol.2: Carut Marutnya Relasi Kehidupan Keluarga dan Anggotanya Reviewed by Erna Maryo on Mei 05, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.