Perhatikan Celah Peron: Romansa Anak Kuliahan di Sela KRL

 

 
Perhatikan Celah Peron
Sashi Kirana 
Elex Media Komputindo, 280 hal
IPusSulteng 
 
 

 Sinopsis

 
Entah karena pandangan pertama atau apa, Ario tiba-tiba saja jatuh cinta dengan cewek yang selalu masih terkantuk-katuk saat memasuki ruang kuliah. Setelah mengetahui nama cewek yang ditaksirnya itu adalah Gia, Ario baru ingat bahwa mereka berdua pernah satu tim kelompok tugas kuliah.
 
Keberuntungan Ario semakin bertambah manakala mengetahui bahwa mereka bertemu lagi di stasiun dan selalu menaiki krl yang sama untuk pulang ke rumah. Meskipun sempat terkecoh oleh Gio yang disangkanya adalah pacar Gia, pertemuan demi pertemuan di kereta pada akhirnya menjadi ajang untuk saling menumpahkan segala hal yang mengendap di hati.
 

 Ulasan

 
Melihat sampul bukunya sudah bisa ditebak kalau ceritanya akan menjadikan antara peron stasiun, perjalanan, kereta dan interaksi para tokohnya sebagai wahana eksplorasi dan membedah isi hati paling jujur. Kisah yang klise dengan pendekatan paling green flag alias mulus tanpa hambatan yang dilakoni dua figur mahasiswa yang berjiwa kupu-kupu (kuliah, pulang) ini memang tergolong tidak biasa.
 
Tidak biasa karena sebagian besar isinya berupa obrolan di setiap pertemuan mereka berdua di atas krl. Saya jadi ingat sebuah film yang berjudul Before Sunrise yang isinya juga tentang aktivitas mengobrol yang  dilakukan dua orang cowok dan cewek di sebuah gondola.
 
Sedikit ada rasa bosan saat membacanya karena secara logika orang naik krl gak mungkin ngobrol sampai begitu lama. Yang saya pernah rasakan sebagian besar penumpang kereta akan lebih memilih memegang ponsel ketimbang ngobrol. Tapi mungkin pengarangnya ingin mencari sesuatu yang unik dan jarang diangkat ke dalam cerita yakni obrolan di kereta listrik alias krl. 
 
Sah-sah saja untuk menjadikan latar ceritanya di atas kereta, namun entahlah, rasanya membicarakan isi hati dan bertukar pikiran di krl agak kurang nyaman kan. Namun di luar itu semua, materi obrolan yang dicurahkan memang hal-hal yang sangat penting bagi mereka berdua. Butuh trik tersendiri bagi pengarangnya untuk tetap menjadikan obrolan itu memiliki esensi dan kesan mendalam. Anehnya saya suka meskipun ada yang terlalu panjang dan bikin sedikit malas meneruskan.
 
Karakter yang dibangun cukup luwes dan tokoh Gia mampu menampilkan diri dengan ego yang lebih kuat ketimbang lainnya. Alur cerita yang tenang dan paralel ditambah konflik pertentangan kecil antar kakak beradik kembar Gia dan Gino menjadikan cerita ini tidak berakhir dengan biasa saja. Konflik ringan lain antara Ario dengan ayahnya pun cukup memberi nuansa yang agak berbeda.
 

Lo nggak harus minta maaf buat semua emosi negatif yang lo punya, Yo. Apalagi kalau sama gue. Oke? (hal 204) 

 
Cerita yang sederhana dan disajikan dengan tanpa menambahkan bumbu-bumbu konflik tajam rupanya bisa juga dibaca dengan tenang dan mengesankan. Sejujurnya saya selalu ingin tahu akan bagaimanakah akhir ceritanya karena jalan ceritanya yang sedemikian rupa dan yang membuat saya bertahan membacanya sampai selesai. Satu lagi, saya kira ada yang benar-benar jatuh di celah peron, lho.  
 
Perhatikan Celah Peron: Romansa Anak Kuliahan di Sela KRL Perhatikan Celah Peron: Romansa Anak Kuliahan di Sela KRL Reviewed by Erna Maryo on Juni 06, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.